BERITA KIDS ZAMAN NOW -
Ada-ada tingkah kids jaman now saat berhadapan dengan polisi lalu lintas. Takut ditilang karena pakai motor pinjaman, seorang anak di Aceh Singkil, Aceh marah-marah ke polisi. Dan anak itu pun menangis nangis sambil mengeluarkan kata-kata kotor.dalam video yang menyebar di Instagram, seorang anak mengenakan kaos hitam dan duduk di atas motor. Ia menangis meminta kunci motornya dikembalikan. Di sampingnya, berdiri seorang polisi lalu lintas berpangkat Ipda.Sang polisi meminta agar anak tersebut pulang dulu dan memanggil pemilik motor. Tapi dia tetap bersikeras meminta kuncinya dikembalikan. Setelah mengetok motor sambil marah-marah, anak tersebut mengambil sesuatu di tanah, lalu mau berjalan ke arah polisi lain.
Ketika anak itu masih mau berjalan pak polisi pun menghentikan nya sambil membujuk anak tersebut dengan pulang naik becak saja.
pak polisi yg membayari ongkos nya.
Kata pak polisi saya bayari dek ongkos nya masih kecil kamu jangan sok jagoan,
panggil yg punya kendaraan suruh kemari kata pak polisi yg mengenakan rompi lalu lintas tersebut dengan nada santai.
Mendengar permintaan polisi,sang anak memberi penjelasan sambil menangis.
dia mengaku takut memanggil pemilik kendaraan.
apa lagi membayar biaya tilang.
"Saya gak mau dia yang bayar (tilang) pak,
saya takut pak kereta nya masak dia yang bayari,"ungkap anak tersebut.
Kasat lantas Polres Aceh singkil, AKP Syukrif Panigoro,
mengatakan,anak tersebut terjaring dalam razia yang digelar di jalan Lintas Aceh-medan di kawasan Subusallam-Medan,
dan Rimo-Subussalam.
Razia yang di gelar personel polres singkil ini sasarannya yaitu pelanggaran kasat mata seperti tidak mengenakan helm saat berkendara.
Ada-ada tingkah kids jaman now saat berhadapan dengan polisi lalu lintas. Takut ditilang karena pakai motor pinjaman, seorang anak di Aceh Singkil, Aceh marah-marah ke polisi. Dan anak itu pun menangis nangis sambil mengeluarkan kata-kata kotor.dalam video yang menyebar di Instagram, seorang anak mengenakan kaos hitam dan duduk di atas motor. Ia menangis meminta kunci motornya dikembalikan. Di sampingnya, berdiri seorang polisi lalu lintas berpangkat Ipda.Sang polisi meminta agar anak tersebut pulang dulu dan memanggil pemilik motor. Tapi dia tetap bersikeras meminta kuncinya dikembalikan. Setelah mengetok motor sambil marah-marah, anak tersebut mengambil sesuatu di tanah, lalu mau berjalan ke arah polisi lain.
Ketika anak itu masih mau berjalan pak polisi pun menghentikan nya sambil membujuk anak tersebut dengan pulang naik becak saja.
pak polisi yg membayari ongkos nya.
Kata pak polisi saya bayari dek ongkos nya masih kecil kamu jangan sok jagoan,
panggil yg punya kendaraan suruh kemari kata pak polisi yg mengenakan rompi lalu lintas tersebut dengan nada santai.
Mendengar permintaan polisi,sang anak memberi penjelasan sambil menangis.
dia mengaku takut memanggil pemilik kendaraan.
apa lagi membayar biaya tilang.
"Saya gak mau dia yang bayar (tilang) pak,
saya takut pak kereta nya masak dia yang bayari,"ungkap anak tersebut.
Kasat lantas Polres Aceh singkil, AKP Syukrif Panigoro,
mengatakan,anak tersebut terjaring dalam razia yang digelar di jalan Lintas Aceh-medan di kawasan Subusallam-Medan,
dan Rimo-Subussalam.
Razia yang di gelar personel polres singkil ini sasarannya yaitu pelanggaran kasat mata seperti tidak mengenakan helm saat berkendara.

Comments
Post a Comment